News Breaking
Live
wb_sunny

Breaking News

Anggota DPR RI Supriansa : Saya Tidak Akan Menghianati Rakyat

Anggota DPR RI Supriansa : Saya Tidak Akan Menghianati Rakyat



SULSEL INFO ■  Anggota DPR RI Komisi III dari Fraksi Golkar Supriansa, SH. MH menggelar Reses di kantor jurnalis Ikatan Wartawan Online kabupaten Soppeng, Selasa (20/10/2020). 

Dalam acara penerimaan itu diawali dengan sambutan Ketua IWO Soppeng Andi Mull Makmun dengan menyampaikan selamat datang kepada anggota Dewan yang terhormat Supriansa, SH, MH, seorang figur kebanggaan masyarakat kabupaten Soppeng, dan IWO sekarang ini sudah memasuki tahun ketiga umurnya sejak terbentuknya dikabupaten Soppeng, ucapnya.

Sementara itu Supriansa mengawali sambutannya dengan mengatakan, Kehadiran dirinya adalah dalam rangka reses, mantan Wakil Bupati Soppeng ini membahas terkait Isu yang berkembang saat ini tentang Omnibus Law RUU Cipta Kerja. 

Kisruh yang terjadi saat ini terkait UU Omnibus law RUU Cipta Kerja yang banyak menyita perhatian, Bahkan banyak yang bertanya kepada saya, kenapa pak Supriansa tidak menolak? 

Supriansa menyebut bahwa dirinya tidak bisa menolak, apa lagi partainya menyetujui dan salah satu partai pendukung pemerintahan. tegasnya.

Partai Golkar tidak menolak dan saya sudah baca isi RUU Cipta Kerja tersebut, dan isinya bagus kalau menolak berarti saya menghianati rakyat, tandasnya

Ada yang mengatakan Cuti hamil, cuti haid, cuti baptis, cuti haqikah, cuti tahunan tidak ada, sehingga memicu dan banyak berdemonstrasi pada hal nyatanya itu hoak, ujar Supriansa.

"Cuma hebatnya duluan mereka dari pada kita menyampaikan kepada publik pada hal yang sebenarnya yang membahas itu adalah Panja (Panitia Kerja)''.

Supriansa menegaskan bahwa 
perlunya memahami bahwa UU Omnibus Law ini adalah diinisiasi oleh pemerintah. Jadi pemerintah mengirim draf ke DPR kemudian DPR menerimanya dikirim ke Baleg (Badan Legislasi).

Baleg beranggotakan kurang lebih 90 orang perwakilan dari seluruh partai tetapi tidak semua anggota baleg menjadi anggota Panja, tuturnya. 

Disampaikan Supriansa bahwa UU yang diinisiasi oleh pemerintah ini untuk memudahkan terkait perizinan dan apa lagi tingkat pengangguran yang semakin bertambah sehingga keputusan tepat UU ini sahkan dimasa pandemi. 

Kalau pengangguran semakin bertambah maka dapat dinilai akan mengarah ke perbuatan kriminal, jelasnya. 

Oleh sebab itu, sangat tepatlah keputusan ini dimasa pandemi, untuk memudahkan investasi sebab dikwatirkan kalau pemulihan ekonomi nasional tidak cepat dipulihkan akan sangat berbahaya, pungkas mantan aktivis yang aktif dibeberapa organisasi Kemasyarakatan ini menutup sambutannya. 

A2M

Tags

Newsletter Signup

Sed ut perspiciatis unde omnis iste natus error sit voluptatem accusantium doloremque.

Posting Komentar