News Breaking
Live
wb_sunny

Breaking News

Kapolda Pimpin Jumpa Pers Kasus Pelanggaran Kesusilaan Belasan Mahasiswi UIN Alauddin Makassar

Kapolda Pimpin Jumpa Pers Kasus Pelanggaran Kesusilaan Belasan Mahasiswi UIN Alauddin Makassar



SULSEL INFO ■  Kapolda Sulsel Irjen Pol Drs. Merdisyam memimpin jumpa pers kasus tindak pidana membuat dapat diaksesnya konten yang memilik muatan yang melanggar kesusilaan bertempat di Mapolrestabes Makassar, Kamis (8/10).

Kapolda Sulsel Irjen Pol Drs. Merdisyam menjelaskan ada 1 (satu) tersangka, yaitu KNA (26) warga Bulolohe, Kec. Rilau Ale, Bulukumba atas tindak pidana membuat dapat diaksesnya konten yang memilik muatan yang melanggar kesusilaan, jelasnya

Penyidik telah memeriksa yang diduga korban berjumlah 15 (lima belas) orang, dan yang telah diperiksa 4 (empat) orang, yang merupakan mahasiswi UIN Alauddin Makassar, para korban merasa terlecehkan karena diperlihatkan konten Asusila dari pelaku melalui media Video Call Whatsapp.

"Jadi Pelaku ini menghubungi korban dan ketika tersambung, pelaku memegang alat kelaminnya sambil melakukan video call kepada beberapa korban mahasiswi UIN Makassar,'' jelas Kapolda 

Kejadian pelecehan tersebut terjadi sejak bulan September tahun 2020 pelaku mengirimkan foto dan video alat kelamin melalui media sosial whatsapp kepada beberapa mahasiswi UIN Makassar.

''Motif pelaku untuk melampiaskan hawa nafsunya., karena stres akibat patah tulang akibat kecelakaan lalu lintas''. 

Kronologis penangkapan bahwa  hasil penyelidikan yang dilakukan oleh Subdit 5 cyber crime Direskrimsus Polda Sulsel, mendeteksi pelaku KNA (26) yang berada di kab. Bulukumba, 

Kemudian Tim cyber crime mendatangi pelaku dan melakukan pemeriksaan handphone jenis samsung galaxy A7 yang dikuasai pelaku,  dan didalamnya ditemukan foto dan video alat kelamin yang dikirimkan pelaku kepada korban.

Aparat kemudian menyita barang bukti berupa 1 (satu), unit handphone milik pelaku dan 1 (satu) lembar screenshot chat WA antara pelaku dengan korban.

Pasal yang dipersangkakan terhadap pelaku yaitu pasal 45 ayat (1) jo. pasal 27 ayat (1) UU RI No 19 tahun 2016 tentang perubahan atas UU RI  no 11 tahun 2008 tentang informasi dan transaksi elektronik (IT) dengan pidana penjara paling lama 6 (enam) tahun. ujar Kapolda

Pelaku KNA (26) mengakui dirinya melancarkan aksi dengan berkenalan di Instagram  menggunakan akun palsu dengan korban, dan dilakukannya di rumahnya  sendiri di Bulukumba.

Turut mendampingi Kapolda Sulsel, Dirreskrimsus Polda Sulsel, dan Kabid Humas Polda Sulsel.

■ A2M

Tags

Newsletter Signup

Sed ut perspiciatis unde omnis iste natus error sit voluptatem accusantium doloremque.

Posting Komentar