BREAKING NEWS

Pemkab Wajo Dukung Program Adaptasi Iklim Danau Tempe, Bupati Andi Rosman Dorong Perluasan Wilayah Intervensi


SULSELINFO.net
WAJO - Yayasan Tim Layanan Kehutanan Masyarakat menggelar pertemuan dengan Pemerintah Kabupaten Wajo membahas pelaksanaan program adaptasi perubahan iklim bertajuk "Tata Kelola Lanskap Berkelanjutan; Menuju Ketahanan Iklim Masyarakat di Ekosistem Danau Tempe". 

Tampak Bupati Wajo Andi Rosman menerima perwakilan Konsorsium Yayasan 
Program pelestarian dan adaptasi lingkungan ini dilaksanakan atas kerja sama Konsorsium dengan Kemitraan (Partnership for Governance Reform) di Rumah Jabatan Bupati Wajo, Jl Veteran, Sengkang, Kamis (16/4/2026).

Andi Rosman menyambut baik apa rencana yang disampaikan Yayasan Tim Layanan Kehutanan itu, bahkan mendukung penuh sebab melalui dukungan pendanaan dari Adaptation Fund. 

Pada tahap awal, program ini telah menetapkan empat lokasi intervensi utama, yakni Kelurahan Laelo, Kelurahan Salomenraleng, Desa Benteng Lompoe, dan Desa Ujung Pero.

"Kami tentu menyambut positif inisiatif tersebut dan menegaskan pentingnya akurasi dalam penentuan wilayah sasaran agar program tepat guna," ujar Bupati Andi Rosman.

Ia bahkan memberikan masukan strategis agar tim program melakukan kajian lebih mendalam untuk mengidentifikasi titik-titik yang paling rentan dan benar-benar terdampak oleh perubahan iklim.

"Kami mengusulkan perluasan kajian ke wilayah Kecamatan Belawa, secara spesifik di Desa Lompo Rilau dan Desa Lautang, untuk dipertimbangkan sebagai area intervensi tambahan," katanya.

"Pengelolaan Danau Tempe yang berkelanjutan tidak bisa dilakukan secara parsial. Saya menginstruksikan agar program ini melibatkan seluruh stakeholder, mulai dari masyarakat hingga jajaran pemerintahan," sambungnya

Tak sampai disitu, ia juga mengusulkan pembuatan surat disposisi resmi dari Kepala Daerah yang akan ditujukan kepada Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait.

"Langkah ini dinilai esensial agar seluruh elemen birokrasi dapat bergerak sejalan dan memberikan dukungan penuh terhadap pelaksanaan program," paparnya.

Olehnya itu, pihaknya menyatakan bersedia untuk menghadiri Workshop sekaligus Kick Off program yang akan diselenggarakan pada tanggal 30 April 2026 di Kota Makassar. 

Dalam agenda penting tersebut, ia juga tengah mempertimbangkan untuk hadir memberikan sambutan sekaligus bertindak sebagai narasumber.

"Melalui sinergi antara pemerintah daerah, masyarakat sipil, dan lembaga donor ini, diharapkan ekosistem Danau Tempe dapat terkelola secara lebih berkelanjutan, serta masyarakat di sekitarnya memiliki ketahanan yang kuat dalam menghadapi dampak perubahan iklim di masa depan," tandasnya.