BREAKING NEWS

Kapolres Gowa Sulsel Bungkam Dikonfirmasi Soal Sabung Ayam Belabori, Spekulasi Dugaan ‘Backup’ Makin Menguat


SULSELINFO.
NET 
Untuk memperoleh konfirmasi sekaligus memastikan sikap aparat terhadap informasi mengenai dugaan aktivitas sabung ayam dan perjudian tersebut, pada Sabtu malam, 3 Oktober 2026 sekitar pukul 19.30 WITA, awak media Sulselinfo.net telah menghubungi Kapolres Gowa yang baru menjabat, Kombes Pol. Dr. Muh. Yusuf Usman, melalui pesan WhatsApp.

Konfirmasi tersebut dimaksudkan untuk memberikan ruang kepada pihak kepolisian menjelaskan apakah Polres Gowa mengetahui keberadaan arena tersebut, apakah pernah melakukan penindakan, serta bagaimana langkah kepolisian menyikapi informasi mengenai dugaan aktivitas perjudian yang beredar di tengah masyarakat.

Namun hingga pemberitaan ini disusun, belum diperoleh tanggapan atau jawaban dari Kapolres Gowa.



Yang menjadi perhatian, pada Sabtu, 3 Oktober 2026, hingga Minggu, 4 Oktober 2026, aktivitas di arena tersebut disebut masih tetap berlangsung sampai hari ini, 07 Oktober 2026 dan kondisinya masih ramai.

Padahal, informasi mengenai keberadaan arena dan dugaan aktivitas perjudian tersebut sudah disampaikan kepada Kapolres Gowa pada Sabtu malam.

Kondisi ini kemudian menimbulkan pertanyaan serius di tengah masyarakat:

Jika informasi tersebut sudah diterima Kapolres Gowa, mengapa hingga Minggu, 4 Oktober 2026, aktivitas arena masih tetap berlangsung dan ramai?

Apakah informasi tersebut sudah ditindaklanjuti oleh jajaran Polres Gowa?

Apakah sudah ada personel yang melakukan pengecekan langsung ke lokasi?

Atau justru belum ada tindakan karena informasi tersebut masih perlu diverifikasi terlebih dahulu?

Masyarakat tentu tidak ingin mengambil kesimpulan bahwa aparat “tutup mata”.

Terlebih sebelumnya muncul klaim dari narasumber mengenai dugaan adanya “backup” oknum tertentu yang membuat arena tersebut seolah sulit disentuh.

Diamnya Kapolres Gowa bukan bukti adanya keterlibatan atau perlindungan aparat.

Namun, tidak adanya penjelasan maupun tindakan yang terlihat di lapangan, sementara arena disebut masih ramai pada 3 dan 4 Oktober, berpotensi semakin memperkuat spekulasi publik.

KAPOLRES GOWA BARU DITANTANG BUKTIKAN KOMITMEN

Kini perhatian publik tertuju kepada Kapolres Gowa yang baru menjabat, Kombes Pol. Dr. Muh. Yusuf Usman.

Kapolres baru ditantang untuk membuktikan komitmen Polres Gowa dalam memberantas segala bentuk perjudian yang meresahkan masyarakat, termasuk dugaan aktivitas sabung ayam di Belabori, Kecamatan Parangloe.

Tantangan tersebut bukan untuk menghakimi atau menuduh pihak tertentu, melainkan meminta pembuktian melalui tindakan nyata di lapangan.

Jika benar arena tersebut masih beroperasi, maka publik tentu menunggu apakah Kapolres Gowa akan turun tangan, memerintahkan pengecekan, melakukan penyelidikan, dan mengambil tindakan apabila ditemukan unsur tindak pidana.

Sebaliknya, apabila informasi yang beredar ternyata tidak benar, Kapolres Gowa juga memiliki kesempatan untuk memberikan klarifikasi resmi sehingga spekulasi mengenai dugaan “backup” maupun keterlibatan oknum dapat dihentikan.

Karena itu, pertanyaan publik kini semakin jelas:

Benarkah Polres Gowa serius memberantas dugaan perjudian di wilayah hukumnya?

Jika serius, apa langkah yang telah dilakukan setelah informasi tersebut disampaikan langsung kepada Kapolres?

Dan jika ternyata informasi tersebut benar, mengapa arena yang disebut sudah diketahui lokasinya masih dapat beroperasi dan tetap ramai?

Sulselinfo.net meminta Kapolres Gowa memberikan klarifikasi secara terbuka sekaligus memastikan kepada masyarakat apakah telah dilakukan pengecekan atau tindakan terhadap arena tersebut.

Jika ditemukan tindak pidana, publik tentu berharap bukan hanya pemain yang ditindak, tetapi juga penyelenggara, pengelola, pemodal, koordinator taruhan, serta pihak mana pun yang terbukti terlibat.

Sebaliknya, apabila informasi mengenai dugaan perjudian maupun dugaan “backup” tersebut tidak benar, Polres Gowa juga memiliki ruang untuk memberikan klarifikasi dan membantahnya secara resmi.

Sulselinfo.net tidak menyimpulkan bahwa aparat telah melakukan pembiaran ataupun terlibat. Yang dipertanyakan adalah mengapa aktivitas yang dilaporkan masih berlangsung setelah informasi disampaikan kepada Kapolres Gowa, dan mengapa hingga berita ini disusun belum ada jawaban resmi yang diterima media.

Bola kini berada di tangan Polres Gowa. Kapolres baru ditantang membuktikan komitmennya. Publik menunggu jawaban, bukan sekadar diam.


TIM REDAKSI