Oknum Perwira Polsek Manggala Sulsel Di Duga Tantang Wartawan Dan Mahasiswa, Cipkon malam Minggu Di Sorot Warga
Font Terkecil
Font Terbesar
SULSELINFO.NET MAKASSAR, SULAWESI SELATAN — Pelaksanaan Operasi Cipta Kondisi (Cipkon) Polsek Manggala menuai keluhan warga. Penindakan terhadap sejumlah pengendara yang tidak menggunakan helm dan memakai knalpot yang tidak sesuai standar di pertanyakan karena di nilai tidak konsisten.
Keluhan tersebut mencuat pada Sabtu, (10/10/2026), ketika sejumlah pengendara mempertanyakan alasan kendaraan mereka di tahan, sementara menurut pengamatan mereka, pengendara lain dengan pelanggaran serupa masih melintas tanpa di hentikan.
"Kenapa hanya saya yang di tahan, Pak, sedangkan banyak yang lewat tidak pakai helm?" keluh salah seorang pengendara kepada awak media.
Sorotan semakin tajam ketika seorang oknum perwira polisi di lokasi di duga menunjukkan sikap konfrontatif saat awak media berupaya meminta konfirmasi.
"Biar siapa yang menghadap, baik pers ataupun mahasiswa atau dari manapun tidak ada alasan, silahkan beritakan saya atau laporkan saja saya". Demikian pernyataan perwira tersebut sebagaimana di sampaikan dalam informasi yang di terima awak media.
Pernyataan itu memunculkan pertanyaan mengenai cara aparat merespons kritik dan permintaan klarifikasi. Ketegasan dalam menegakkan hukum tidak seharusnya mengesampingkan profesionalisme dan penghormatan terhadap tugas jurnalistik.
Operasi Cipkon semestinya menjadi instrumen untuk menciptakan keamanan dan ketertiban, bukan memunculkan persepsi tebang pilih di tengah masyarakat. Jika penindakan di lakukan berdasarkan aturan, pihak kepolisian perlu menjelaskan dasar dan mekanismenya secara terbuka.
Kapolsek Manggala kini dituntut memberikan klarifikasi mengenai keluhan warga sekaligus menjelaskan sikap anggotanya saat menghadapi awak media.
Jangan sampai ketegasan dalam penegakan hukum justru di persepsikan sebagai sikap antikritik. Publik menunggu penjelasan, bukan sekadar tindakan penertiban.
Hingga berita ini di terbitkan, Kapolsek Manggala belum memberikan keterangan resmi. Redaksi masih berupaya melakukan konfirmasi dan membuka ruang hak jawab serta hak koreksi bagi pihak terkait.
Adam
