Sektor Ekonomi Desa Bergeliat, Anggota DPRD Wajo Apresiasi Inisiatif Kampung Ramadhan Mattirowalie
Font Terkecil
Font Terbesar
SULSELINFO.net WAJO — Anggota DPRD Kabupaten Wajo, Amran, S.Sos., M.Si, memberikan apresiasi tinggi terhadap terobosan pemuda yang tergabung dalam Karang Taruna Desa Mattirowalie, Kecamatan Maniangpajo. Melalui peresmian Kampung Ramadhan 2026 pada Minggu (1/3), Amran menilai kegiatan ini merupakan wujud nyata kemandirian ekonomi yang lahir dari akar rumput.
Sebagai wakil rakyat, Amran memandang fenomena ini bukan sekadar pasar musiman, melainkan sebuah strategi jitu dalam menghidupkan ekosistem UMKM di tingkat desa.
Dalam tinjauannya di lokasi bazar, Amran menekankan bahwa kehadiran 16 UMKM lokal di Kampung Ramadhan ini adalah bukti bahwa desa memiliki potensi ekonomi yang besar jika dikelola dengan wadah yang tepat.
"Kami di DPRD senantiasa mendorong agar desa tidak hanya menjadi objek pembangunan, tetapi menjadi subjek yang produktif. Apa yang dilakukan Karang Taruna Mattirowalie dengan merangkul belasan UMKM adalah langkah konkret dalam menjaga daya beli masyarakat dan memutar roda ekonomi lokal selama bulan suci," ujar Amran.
Selain aspek ekonomi, legislator dari Partai Gelora ini juga berharap model "Kampung Ramadhan" ini dapat menjadi percontohan bagi desa-desa lain di Kabupaten Wajo.
"Saya sangat bangga melihat pengurus Karang Taruna periode 2025–2030 ini langsung tancap gas. Sebagai anggota DPRD, saya berkomitmen untuk terus menyuarakan kebijakan yang pro-pemuda dan pro-UMKM desa. Kita butuh lebih banyak 'motor penggerak' seperti mereka untuk mengisi ruang kebijakan dengan aksi nyata, bukan sekadar retorika," pungkasnya.
Kegiatan yang dihadiri oleh berbagai elemen pemerintah kecamatan, tokoh masyarakat, dan mahasiswa KKN Uniprima ini diakhiri dengan kunjungan langsung Amran ke stan-stan UMKM untuk mendengarkan aspirasi para pedagang setempat.(Humas DPRD Wajo)