Kapolda Sulsel Soroti Geng Motor dan Mafia BBM, Ajak Media Bersinergi
Font Terkecil
Font Terbesar
SULSELINFO.NET MAKASSAR – Kapolda Sulawesi Selatan, Irjen Pol. Dr. M. Awal Chairuddin, S.I.K., M.H., bersama jajaran Polda Sulsel menggelar silaturahmi dan diskusi bersama awak media di Aula Mapolda Sulsel.
Pertemuan tersebut menjadi wadah bertukar pikiran untuk membahas berbagai persoalan yang meresahkan masyarakat, khususnya aksi geng motor yang telah menimbulkan korban jiwa serta antrean panjang kendaraan truk di sejumlah SPBU.
Dalam diskusi tersebut, Kapolda Sulsel menyoroti maraknya aksi geng motor yang dinilai semakin meresahkan, bahkan telah menimbulkan korban jiwa.
Ia menegaskan pentingnya peran orang tua dalam membimbing dan mengawasi pergaulan anak agar tidak terjerumus dalam lingkungan yang salah.
Selain itu, persoalan antrean panjang kendaraan truk di SPBU yang mengganggu aktivitas masyarakat turut menjadi perhatian.
Kapolda menegaskan bahwa pihaknya akan menindak tegas pelaku mafia BBM apabila terbukti melakukan pelanggaran.
Menurut Kapolda, antrean truk yang mengular tidak serta-merta disebabkan oleh kekurangan solar, tetapi diduga juga berkaitan dengan adanya oknum yang bermain di SPBU.
Karena itu, dugaan praktik penyimpangan distribusi BBM perlu ditindaklanjuti secara serius.
Di sisi lain, Kapolda Sulsel membuka ruang komunikasi bagi awak media untuk menggelar kegiatan silaturahmi dan diskusi serupa secara rutin setiap bulan.
Waktu dan lokasi pelaksanaan dapat diusulkan oleh rekan-rekan media melalui humas Polda Sulsel, sementara Polda Sulsel siap memfasilitasi kegiatan tersebut.
Melalui pertemuan ini, diharapkan terjalin komunikasi yang semakin baik antara kepolisian dan insan pers dalam menyampaikan informasi kepada publik sekaligus mencari solusi atas berbagai persoalan keamanan dan ketertiban masyarakat di Sulawesi Selatan.
Kapolda Sulsel berharap, melalui silaturahmi dan komunikasi yang terjalin secara berkesinambungan, sinergi antara Polda Sulsel dan insan pers semakin kuat.
Ia mengajak seluruh awak media untuk bersama-sama menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas), menyajikan informasi yang akurat dan berimbang, serta berperan aktif dalam memberikan edukasi kepada masyarakat.
Menurutnya, kolaborasi yang baik antara kepolisian dan media merupakan salah satu kunci dalam membangun kepercayaan publik, mencegah potensi gangguan kamtibmas, serta menghadirkan solusi atas berbagai persoalan yang dihadapi masyarakat Sulawesi Selatan.
Adam.