Reses di Dusun Wette, Andi Tri Sakti Tampung Aspirasi Petani hingga Keluhan Penyaluran MBG
Font Terkecil
Font Terbesar
SULSELINFO.NET , WAJO – Beragam harapan disampaikan masyarakat Dusun Wette, Desa Lautang, Kecamatan Belawa, saat Anggota DPRD Wajo, Andi Tri Sakti, menggelar reses, Kamis (29/10/2026).
Pertemuan yang dihadiri sejumlah tokoh masyarakat Desa Lautang dan warga setempat itu menjadi ruang bagi masyarakat untuk menyampaikan langsung kebutuhan serta persoalan yang mereka hadapi sehari-hari.
Salah satu aspirasi datang dari Latang, yang mewakili masyarakat Dusun Wette. Ia berharap pemerintah daerah dapat memfasilitasi bantuan satu unit mesin jonder atau traktor roda empat untuk membantu aktivitas pertanian warga yang mayoritas berprofesi sebagai petani.
Menurutnya, keberadaan alat pertanian tersebut akan sangat membantu petani dalam mengolah lahan, sekaligus meringankan beban pekerjaan mereka.
Selain sektor pertanian, warga juga mengusulkan perintisan dan pengerasan jalan tani sepanjang kurang lebih 150 meter, termasuk pembangunan talud pada satu titik.
Mereka juga meminta pembangunan talud atau drainase sepanjang sekitar 280 meter untuk mengantisipasi luapan air, mengingat Dusun Wette berada tidak jauh dari aliran sungai dan rawan terdampak saat curah hujan tinggi.
Aspirasi lainnya disampaikan Hj. Suarni yang berharap adanya bantuan perintisan jalan pada satu titik untuk membuka akses transportasi masyarakat. Sementara Hj. Masna mengusulkan bantuan rehabilitasi dan pemeliharaan bangunan masjid, khususnya untuk kebutuhan pemasangan pintu masjid.
Kebutuhan penerangan jalan juga menjadi perhatian warga. Anti dan Lakonding mewakili masyarakat mengusulkan pemasangan lampu jalan tenaga surya di sejumlah titik. Namun, jika anggaran belum memungkinkan, warga berharap setidaknya dua unit lampu dapat direalisasikan lebih dahulu karena dinilai mendesak.
Di sektor kebutuhan dasar, masyarakat turut meminta bantuan pembangunan sumur bor dalam dengan kedalaman sekitar 100 meter. Usulan ini dinilai penting untuk memenuhi kebutuhan air bersih, terutama saat musim kemarau.
Warga juga menyampaikan keluhan terkait penyaluran program Makan Bergizi Gratis (MBG). Mereka mengaku hingga saat ini program tersebut belum pernah menjangkau Dusun Wette, meskipun terdapat sekolah di wilayah itu. Masyarakat berharap pemerintah melakukan evaluasi agar peserta didik di dusun tersebut juga memperoleh manfaat program.
Menanggapi berbagai aspirasi tersebut, Andi Tri Sakti menyampaikan apresiasi atas keterbukaan masyarakat dalam menyampaikan kebutuhan dan persoalan di wilayahnya.
Ia mengatakan, reses merupakan kesempatan bagi anggota DPRD untuk mendengar langsung kondisi masyarakat sekaligus menghimpun usulan yang nantinya dapat diperjuangkan melalui mekanisme dan kewenangan pemerintah daerah.
Terkait semua aspirasi warga Ia menyatakan akan mengomunikasikan usulan tersebut dengan organisasi perangkat daerah (OPD) terkait agar dapat ditelaah berdasarkan kebutuhan, skala prioritas, dan kemampuan anggaran.
“Usulan masyarakat ini tentu menjadi perhatian. Kita akan melihat mana yang paling mendesak dan mengomunikasikannya dengan pemerintah daerah serta dinas terkait. Harapannya, kebutuhan masyarakat Dusun Wette bisa mendapat perhatian dan ditindaklanjuti secara bertahap,” ujarnya. (Humas DPRD Wajo)