MIRIS! PASIEN KRITIS DIDUGA DITOLAK, RANJANG KOSONG DI UGD RS PALALOI MAROS TEREKAM KAMERA!
Font Terkecil
Font Terbesar
SULSELINFO.NET MAROS, SULAWESI SELATAN — Pelayanan di Rumah Sakit (RS) Pallaloi Kabupaten Maros menjadi sorotan setelah muncul dugaan pasien dalam kondisi kritis mengalami kesulitan mendapatkan pelayanan di Unit Gawat Darurat (UGD).
Sorotan tersebut mencuat setelah keluarga pasien merekam kondisi ruang UGD yang memperlihatkan masih adanya ranjang kosong.
Rekaman itu pun memunculkan pertanyaan mengenai situasi pelayanan yang dialami pasien saat membutuhkan pertolongan medis.
Persoalan semakin menjadi perhatian setelah seorang petugas keamanan (security) diduga melontarkan perkataan yang dinilai tidak pantas kepada pihak keluarga pasien.
“Adaji kamar kosong, tapi kamar anak! Lapor saja saya kalau kw tidak terima dengan perkataan saya!” demikian perkataan petugas keamanan yang dilaporkan oleh pihak keluarga.
Perkataan tersebut menuai sorotan karena disampaikan dalam situasi ketika keluarga pasien tengah menghadapi kondisi darurat dan membutuhkan kepastian pelayanan medis.
Manajemen Rumah Sakit Diminta Memberikan Penjelasan
Keberadaan ranjang kosong dalam rekaman video menjadi salah satu hal yang perlu dijelaskan oleh pihak rumah sakit.
Namun, ketersediaan ranjang saja belum cukup untuk memastikan apakah fasilitas tersebut sesuai dengan kebutuhan klinis pasien.
Karena itu, manajemen RS Pallaloi perlu menjelaskan kronologi kejadian, kondisi pasien saat tiba, alasan pelayanan yang diberikan, serta apakah komunikasi petugas keamanan telah sesuai dengan standar pelayanan rumah sakit.
Penanganan pasien dalam kondisi gawat darurat harus mengutamakan keselamatan pasien berdasarkan kondisi medis dan prosedur yang berlaku.
Komunikasi petugas kepada pasien maupun keluarga juga semestinya dilakukan secara profesional dan manusiawi.
Publik Menunggu Klarifikasi
Masyarakat berharap kejadian ini mendapat perhatian serius dari manajemen RS Pallaloi Kabupaten Maros.
Evaluasi internal diperlukan apabila ditemukan kekurangan dalam pelayanan maupun perilaku petugas di lapangan.
Pihak rumah sakit juga diharapkan memberikan penjelasan resmi agar persoalan ini tidak berkembang hanya berdasarkan satu sisi keterangan.
Hingga berita ini disusun, klarifikasi resmi dari manajemen RS Pallaloi belum dimuat dalam pemberitaan ini.
Ruang klarifikasi tetap terbuka untuk menjelaskan duduk perkara secara utuh.
Keselamatan pasien merupakan hal utama. Masyarakat membutuhkan pelayanan kesehatan yang profesional, responsif, dan mengedepankan nilai-nilai kemanusiaan.
Redaksi membuka ruang hak jawab dan klarifikasi bagi manajemen RS Pallaloi Kabupaten Maros.
