BREAKING NEWS

Warga Keberatan Aktivitas Tambang Pasir, Pemilik Kebun Khawatir Lingkungan dan Lahan Terdampak


SULSEINFO.NET   
WAJO – Aktivitas tambang C berupa pengambilan material pasir di sekitar kawasan perkebunan menuai keberatan dari salah seorang pemilik kebun berinisial SB. Ia mengkhawatirkan kegiatan pertambangan tersebut dapat berdampak terhadap kondisi lingkungan dan kebun miliknya yang berada tidak jauh dari lokasi tambang.

SB, yang berdomisili di sekitar area pertambangan, menyampaikan keberatannya terhadap aktivitas tersebut. Menurutnya, kegiatan pengambilan pasir perlu mendapat perhatian karena dikhawatirkan dapat memengaruhi kestabilan tanah serta kondisi lingkungan di sekitar perkebunan.

“Sebagai pemilik kebun yang tinggal di sekitar lokasi, saya merasa keberatan dan khawatir aktivitas tambang pasir ini akan berdampak terhadap kebun serta lingkungan di sekitarnya,” demikian inti keberatan yang disampaikan SB.

Keberatan tersebut menjadi perhatian, mengingat aktivitas pertambangan yang berdekatan dengan lahan milik warga perlu memperhatikan aspek keselamatan, kelestarian lingkungan, serta dampak yang mungkin ditimbulkan terhadap masyarakat sekitar.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, pemilik kegiatan tambang tersebut disebut berinisial HT, yang menurut informasi berdomisili di sekitar kawasan depan SPBU Sentral. Namun, identitas, keterlibatan, serta status perizinan kegiatan pertambangan tersebut masih perlu dikonfirmasi lebih lanjut kepada pihak terkait.

Untuk memastikan kegiatan berjalan sesuai ketentuan, instansi berwenang diharapkan dapat melakukan pemeriksaan terhadap status perizinan, lokasi operasional, serta potensi dampak lingkungan yang dikhawatirkan warga.

Selain itu, klarifikasi dari pengelola tambang diperlukan guna memperoleh penjelasan mengenai dasar pelaksanaan kegiatan, langkah pengelolaan lingkungan, dan upaya yang dilakukan untuk mencegah dampak terhadap lahan milik warga.

Hingga berita ini disusun, keterangan dari pihak pengelola tambang maupun instansi berwenang terkait keberatan SB belum dimuat dalam naskah ini. Redaksi membuka ruang hak jawab dan klarifikasi bagi seluruh pihak yang berkepentingan demi menjaga keberimbangan pemberitaan.( TIM )